Halaqah Khazanah
Halaqah Khazanah

Klub baca · Sejarah intelektual Islam

Seribu tahun pemikiran Islam, dibaca satu teks setiap dua pekan.

Halaqah Khazanah adalah klub baca untuk siapa saja yang ingin tahu bagaimana para pemikir Muslim bertanya, berdebat, dan menulis, dari Baghdad dan Cordoba sampai Aceh. Kami membaca teks primer dalam terjemahan, ditemani satu bacaan sekunder pada setiap sesi.

Mulai
Sabtu, 7 Nov 2026
Waktu
19.30–21.30 WIB
Sesi
8 pertemuan, dua pekan sekali
Tempat
Daring, tautan dikirim lewat email
حلقة
Halaqah: lingkaran duduk tempat guru dan murid membaca bersama. Delapan titik, delapan sesi.

Garis waktu pemikir

Dua puluh pemikir pada dua kalender, dari filsuf sampai modernis

Tahun Hijriah di atas, Masehi di bawah. Seratus tahun Hijriah setara sekitar 97 tahun Masehi, sehingga kedua skala bergeser sedikit demi sedikit. Setiap batang digambar menurut rentang hidup tokohnya.

  • Filsuf dan sejarawan
  • Sufi dan teolog
  • Modernis

Kode S2 sampai S8 menunjuk nomor sesi semester I. Sem. II berarti dijadwalkan semester berikutnya, dan Tambahan berarti bacaan pelengkap di luar sesi. Tahun Hijriah hanya dicantumkan untuk tokoh yang tanggalnya sudah mapan; tokoh lain memakai tahun Masehi perkiraan (c. berarti kira-kira).

Keunggulan program

Enam alasan membaca bersama di Halaqah Khazanah

Teks primer, bukan ringkasan

Setiap sesi membaca karya tokohnya langsung dalam terjemahan, lalu menimbangnya dengan satu studi pendamping.

Tiga arus pemikiran sekaligus

Filsafat, tasawuf, dan pembaruan modern dibaca berdampingan, sehingga perdebatan antartradisi terlihat utuh.

Dua kalender sejak awal

Setiap tokoh ditempatkan pada tahun Hijriah dan Masehi, supaya peserta terbiasa membaca sumber dari kedua penanggalan.

Dari Baghdad sampai Aceh

Silabus mencakup tradisi Arab, Persia, Andalusia, dan Nusantara, bukan hanya satu pusat keilmuan.

Bacaan terukur, tanpa prasyarat Arab

Sekitar 30 sampai 40 halaman per sesi dengan istilah kunci dijelaskan, cukup untuk diselesaikan di sela kesibukan.

Kelompok kecil dan arsip diskusi

Kuota 30 peserta menjaga diskusi tetap hidup, dan ringkasan tiap sesi dibagikan dalam tiga hari.

Kurikulum · Semester I

Tiga modul yang membawa pembaca dari falsafah sampai jaringan ulama

Delapan sesi disusun menjadi tiga modul. Setiap modul punya satu pertanyaan besar dan capaian yang bisa Anda uji sendiri di akhir.

Modul 1 · Sesi 1–3

Falsafah dan penerimaan ilmu

Bagaimana ilmu dari Yunani, Persia, dan India diterjemahkan, dipertanyakan, lalu dijadikan milik sendiri?

  • Menjelaskan peran gerakan penerjemahan Abbasiyah
  • Membedakan metafisika al-Kindi, al-Farabi, dan Ibn Sina
  • Membaca teks falsafah dengan istilah kunci aslinya

Hodgson, al-Kindi, al-Farabi, Ibn Sina

Modul 2 · Sesi 4–6

Iman, akal, dan jalan batin

Di mana batas akal, apa tugas wahyu, dan apa yang ditawarkan pengalaman batin?

  • Merangkum kritik al-Ghazali dan jawaban Ibn Rushd
  • Menjelaskan konsep cahaya dalam filsafat Isyraqi
  • Menimbang tasawuf Ibn Arabi dari sudut pandang pendukung dan pengkritiknya

al-Ghazali, Ibn Tufayl, Ibn Rushd, Suhrawardi, Ibn Arabi

Modul 3 · Sesi 7–8

Masyarakat dan jaringan ilmu

Bagaimana gagasan berpindah antarkota dan menjadi ilmu tentang masyarakat?

  • Menerangkan umran dan ‘asabiyyah dengan contoh sendiri
  • Menelusuri jalur guru dan murid dari Haramain ke Nusantara
  • Menulis ulang satu argumen klasik dalam konteks hari ini

Ibn Khaldun, ‘Abd al-Ra’uf al-Singkili, Azyumardi Azra

Capaian akhir semester

  • Menyusun garis waktu pemikiran Islam klasik pada dua kalender
  • Membaca satu teks primer secara mandiri dengan metode yang dilatih
  • Membedakan filsafat, kalam, dan tasawuf berdasarkan pertanyaan masing-masing
  • Menulis ringkasan argumen tokoh dengan bahasa sendiri

Cara belajar dan penilaian

  • Tanpa ujian. Satu catatan tiga kalimat sebelum setiap sesi
  • Esai penutup 800 kata bersifat pilihan, dengan masukan dari pemandu
  • Daftar bacaan lanjutan untuk peserta yang hadir enam sesi atau lebih

Silabus · Semester I

Delapan sesi, dari penerjemahan Yunani sampai jaringan ulama Nusantara

Ketuk satu sesi untuk melihat bacaan dan pertanyaan pemantiknya. Bacaan utama sekitar 30 sampai 40 halaman; bacaan pendamping bersifat pilihan.

Sesi 1 Apa yang kita baca ketika membaca sejarah pemikiran?Pengantar metode dan periodisasi

Bacaan utama

Marshall G. S. Hodgson, The Venture of Islam, jilid I, bagian pengantar tentang istilah “Islamicate”.

Pendamping

Catatan fasilitator tentang cara membaca penanggalan Hijriah dan Masehi berdampingan.

Pertanyaan pemantik

  • Apa bedanya sejarah gagasan dengan sejarah politik dan sejarah agama?
  • Mengapa Hodgson merasa perlu istilah baru untuk budaya yang tumbuh di dunia Islam?
Sesi 2 Penerjemahan, falsafah, dan pertanyaan pertamaAl-Kindi

Bacaan utama

Al-Kindi, Fi al-Falsafah al-Ula (Tentang Filsafat Pertama), dalam terjemahan.

Pendamping

Dimitri Gutas, Greek Thought, Arabic Culture, bab pilihan tentang gerakan penerjemahan Abbasiyah.

Pertanyaan pemantik

  • Siapa yang membiayai penerjemahan, dan apa kepentingannya?
  • Bagaimana al-Kindi membenarkan pencarian kebenaran dari sumber asing?
Sesi 3 Kota utama dan hakikat jiwaAl-Farabi dan Ibn Sina

Bacaan utama

Al-Farabi, Ara’ Ahl al-Madina al-Fadila (Pandangan Penduduk Kota Utama), bagian pilihan.

Pendamping

Ibn Sina, kutipan pilihan dari al-Shifa’ tentang jiwa.

Pertanyaan pemantik

  • Mengapa al-Farabi membandingkan kota dengan tubuh, dan siapa yang menjadi jantungnya?
  • Apa yang hendak dibuktikan Ibn Sina lewat eksperimen pikiran “manusia melayang”?
Sesi 4 Krisis keyakinan dan jalan keluarnyaAl-Ghazali

Bacaan utama

Al-Ghazali, al-Munqidh min al-Dalal (Pembebas dari Kesesatan).

Pendamping

Pengantar Tahafut al-Falasifah (Kerancuan Para Filsuf).

Pertanyaan pemantik

  • Bagaimana al-Ghazali menggambarkan krisis skeptisismenya, dan apa yang mengakhirinya?
  • Kritiknya terhadap para filsuf menutup filsafat, atau mengubah arahnya?
Sesi 5 Akal dan wahyu di AndalusiaIbn Tufayl dan Ibn Rushd

Bacaan utama

Ibn Rushd, Fasl al-Maqal (Risalah Penentu tentang Hubungan Syariat dan Hikmah).

Pendamping

Ibn Tufayl, Hayy ibn Yaqzan.

Pertanyaan pemantik

  • Siapa pembaca yang dibayangkan Ibn Rushd untuk argumen takwilnya?
  • Apa yang ditunjukkan kisah Hayy tentang mengenal Tuhan tanpa guru?
Sesi 6 Cahaya, citra, dan pengetahuan batinSuhrawardi dan Ibn Arabi

Bacaan utama

Ibn Arabi, Fusus al-Hikam, bagian pilihan.

Pendamping

Suhrawardi, Hikmat al-Ishraq (Hikmah Pencerahan), pengantar dan kutipan pilihan.

Pertanyaan pemantik

  • Bagaimana cahaya bekerja sebagai konsep metafisik, bukan sekadar kiasan?
  • Mengapa sebagian ulama menolak gagasan Ibn Arabi, dan apa yang mereka khawatirkan?
Sesi 7 Ilmu baru tentang masyarakatIbn Khaldun

Bacaan utama

Ibn Khaldun, al-Muqaddimah, bagian tentang ilmu umran dan ‘asabiyyah.

Pendamping

Pengantar Franz Rosenthal pada terjemahan Inggris The Muqaddimah.

Pertanyaan pemantik

  • Apa yang membuat umran layak disebut ilmu tersendiri?
  • Apakah ‘asabiyyah masih berguna untuk membaca politik hari ini?
Sesi 8 Dari Haramain ke Nusantara‘Abd al-Ra’uf al-Singkili dan jaringan ulama

Bacaan utama

Azyumardi Azra, Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII, bab pilihan.

Pendamping

Kutipan pilihan dari karya ‘Abd al-Ra’uf al-Singkili.

Pertanyaan pemantik

  • Bagaimana hubungan guru dan murid memindahkan gagasan dari kota ke kota?
  • Apa yang berubah ketika teks Arab dibaca dan ditulis ulang di Aceh?

Semester II direncanakan membaca Mulla Sadra, Shah Waliyullah, Muhammad ‘Abduh, Muhammad Iqbal, dan Fazlur Rahman.

Program bacaan

Rak bacaan: teks primer dan studi pendamping

Teks primer dibaca dalam terjemahan. Kolom kedua adalah rencana Semester II, dan kolom ketiga memuat studi yang menemani sesi-sesi Semester I.

Teks primer · Semester I

  • Fi al-Falsafah al-Ulaal-KindiS2
  • Ara’ Ahl al-Madina al-Fadilaal-FarabiS3
  • al-Shifa’ (kutipan pilihan)Ibn SinaS3
  • al-Munqidh min al-Dalalal-GhazaliS4
  • Fasl al-MaqalIbn RushdS5
  • Hayy ibn YaqzanIbn TufaylS5
  • Hikmat al-IshraqSuhrawardiS6
  • Fusus al-HikamIbn ArabiS6
  • al-MuqaddimahIbn KhaldunS7

Teks primer · Rencana Semester II

  • al-Asfar al-Arba‘aMulla SadraSem. II
  • Risalat al-TawhidMuhammad AbduhSem. II
  • The Reconstruction of Religious Thought in IslamMuhammad IqbalSem. II
  • Islam and ModernityFazlur RahmanSem. II

Studi pendamping

  • The Venture of Islam, jilid IMarshall G. S. HodgsonS1
  • Greek Thought, Arabic CultureDimitri GutasS2
  • Tahafut al-Falasifah (pengantar)al-GhazaliS4
  • The Muqaddimah (pengantar Franz Rosenthal)Ibn KhaldunS7
  • Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIIIAzyumardi AzraS8
  • A History of Islamic PhilosophyMajid FakhryTambahan
  • Khazanah Intelektual IslamNurcholish Madjid (penyunting)Tambahan

Edisi dan terjemahan menyesuaikan ketersediaan. Pemandu membagikan daftar edisi yang dipakai sebelum sesi pertama.

Program kursus

Pilih program yang sesuai dengan waktu dan minat Anda

Semester I adalah pintu masuk dan tidak memerlukan prasyarat. Program lain dibuka bertahap setelah semester berjalan.

Program 1Pendaftaran dibuka

Semester I: Fondasi

Gratiskuota 30 peserta

Delapan sesi dari al-Kindi sampai jaringan ulama Nusantara, dengan tiga modul dan satu bacaan pendamping per sesi.

Jadwal
7 Nov 2026 – 13 Feb 2027
Frekuensi
Dua pekan sekali, 19.30–21.30 WIB
Format
Daring
Prasyarat
Tidak ada
Daftar Semester I
Program 2Rencana

Semester II: Pembaruan

Menyusul

Dari Mulla Sadra dan Shah Waliyullah ke Abduh, Iqbal, dan Fazlur Rahman. Fokusnya pada tafsir ulang tradisi di zaman modern.

Jadwal
2027, tanggal menyusul
Frekuensi
Dua pekan sekali
Format
Daring
Prasyarat
Disarankan lulus Semester I
Kabari saya
Program 3Opsional

Sesi Tambahan Tematik

Gratisuntuk peserta aktif

Pertemuan lepas untuk tokoh di luar silabus utama, seperti al-Razi, al-Hallaj, Rumi, dan Nurcholish Madjid.

Jadwal
Sebulan sekali, menyusul
Format
Daring, satu tokoh per sesi
Prasyarat
Peserta Semester I atau II
Kabari saya

Format sesi

Tanpa prasyarat bahasa Arab, dengan bacaan yang cukup pendek untuk diselesaikan

Peserta datang dari berbagai latar: mahasiswa, guru, penulis, dan pembaca umum. Kami memakai terjemahan Indonesia atau Inggris, dan istilah kunci dijelaskan dalam bahasa aslinya.

Sebelum sesi

Baca bacaan utama dan kirim satu catatan tiga kalimat: satu hal yang meyakinkan, satu yang meragukan, satu pertanyaan.

±30–40 halaman

Selama sesi

Pemandu membuka dengan latar tokoh, lalu diskusi berjalan dari pertanyaan peserta. Satu argumen per giliran bicara.

20′ pemantik · 70′ diskusi · 30′ rangkuman

Sesudah sesi

Ringkasan diskusi dan daftar bacaan lanjutan dibagikan kepada semua peserta dalam tiga hari.

Maks. 3 hari

[Nama pemandu]

Filsafat dan kalam

[Satu kalimat latar belakang: studi, penelitian, atau pengalaman mengajar.]

[Nama pemandu]

Sejarah Nusantara

[Satu kalimat latar belakang: studi, penelitian, atau pengalaman mengajar.]

Pertanyaan umum

Sebelum Anda mendaftar

Apakah saya perlu bisa membaca bahasa Arab?

Tidak. Semua bacaan utama tersedia dalam terjemahan. Pemandu menjelaskan istilah kunci, seperti falsafah, kalam, atau umran, dalam bentuk aslinya.

Bagaimana jika saya tertinggal satu sesi?

Ringkasan diskusi dibagikan setelah tiap sesi, dan Anda boleh langsung ikut sesi berikutnya. Setiap sesi bisa dibaca terpisah.

Seberapa berat bacaannya?

Sekitar 30 sampai 40 halaman per sesi, atau satu sampai dua jam membaca. Bacaan pendamping bersifat pilihan.

Apakah ada sertifikat?

Tidak ada sertifikat. Peserta yang hadir di enam sesi atau lebih mendapat daftar bacaan lanjutan yang disusun pemandu.