Apa yang kita cari saat membaca tasawuf?
Ringkasan diskusi pembuka tentang motivasi, ekspektasi, dan batas pembacaan kita.
Futuwah adalah klub baca yang mengkaji karya-karya sarjana Barat tentang tasawuf: dibaca utuh, didiskusikan kritis, dan dicatat bersama.
Dari kajian orientalis klasik hingga studi akademik kontemporer, kami membaca bagaimana tasawuf dipahami, ditafsirkan, dan kadang disalahpahami di luar tradisinya sendiri, lalu menimbangnya dengan sumber-sumber Islam.
Pemetaan luas konsep, tokoh, dan perkembangan tasawuf sebagai pintu masuk pembacaan kita.
Pengantar orientalis awal abad ke-20 yang kami baca sebagai teks sekaligus sebagai dokumen zamannya.
Menelusuri ajaran spiritual Rumi langsung dari kutipan-kutipan teks aslinya.
Sejarah tasawuf dari masa awal hingga modern dalam kacamata akademik yang kritis.
Setiap buku dipilih untuk mewakili satu fase atau satu pendekatan, sehingga peta kajiannya utuh.
Kami menimbang asumsi, metode, dan bias setiap penulis, bukan sekadar menerima atau menolaknya.
Ruang yang cukup kecil agar setiap peserta bisa bicara dan didengar.
Hasil diskusi ditulis di blog sehingga bisa dibaca ulang dan dilanjutkan siapa saja.
Rencana membaca disusun per pekan agar buku tebal tetap terkejar tanpa tergesa.
Persaudaraan yang menjunjung adab, kemurahan hati, dan saling menolong dalam belajar.
Mulai [TANGGAL MULAI]. Jadwal bagian bacaan per pekan akan diumumkan di blog.
Annemarie Schimmel · membangun peta besar sejarah dan istilah tasawuf.
Reynold A. Nicholson · membaca pendekatan orientalis klasik dan jejaknya.
William C. Chittick · menyelami ajaran Rumi melalui teks-teksnya.
Alexander Knysh · studi kontemporer, lalu diskusi penutup lintas buku.
Ringkasan diskusi pembuka tentang motivasi, ekspektasi, dan batas pembacaan kita.
Catatan tentang kekuatan dan keterbatasan sebuah survei panjang tentang tasawuf.
Mengapa sarjana Barat tertarik pada tasawuf, dan bagaimana kita menyikapinya.
Siapa pun yang tertarik pada kajian tasawuf dan bersedia membaca bagian yang ditentukan sebelum pertemuan. Tidak perlu latar belakang akademik khusus.
Karya-karya ini membentuk sebagian besar wacana akademik global tentang tasawuf. Kami membacanya secara kritis: memahami argumennya, menimbang bias dan metodenya, lalu membandingkannya dengan sumber-sumber dari dalam tradisi.
Bacaan utama berbahasa Inggris. Diskusi berlangsung dalam bahasa Indonesia, dan peserta boleh membaca terjemahan atau ringkasan pendamping bila tersedia.
Bagian bacaan dibagi per pekan agar bisa diselesaikan di sela aktivitas. Rincian halaman per pertemuan diumumkan di blog sebelum pekan berjalan.
[ISI INFORMASI BIAYA / GRATIS]. Buku dibaca secara mandiri oleh peserta.
Isi formulir pendaftaran dan kami akan menghubungi Anda tentang jadwal pertemuan pertama.